Tak Berkategori

Icip Icip Kulineran Di Bandung

Kalau bicara soal icip-icip kuliner di Indonesia gak cukup satu minggu di satu kota atau daerah yang ada di Indonesia. Misalnya pertengahan bulan Desember lalu (15/12), saya mempunyai pekerjaan di Bandung dan kebetulan anak saya sudah lama ingin ke Cafe Chingu yang ada di Bandung.

Pas ada tawaran pekerjaan ke Bandung, saya langsung terima. Mencari tiket di website Baraya yang promo perorang 45 ribuan, langsung saya booking dua tiket dan itu juga nitip sama teman yang juga barengan kerja di Bandung. Sengaja saya tidak beli tiket pulang, ditakutkan masih betah disana.

IMG-20181216-WA0005.jpg

Kami pilih berangkat jam 3 sore dari Sarinah, sebelum jam keberangkatan saya ke acara Festival Ibu Hebat di SMESCO. Saya dan sibungsu bertemu di Sarinah. Perjalanan dari Sarinah Jakarta ke Bandung memakan waktu kurang lebih 4 jam setengah. Mungkin karena pas malam minggu, jadi lumayan padat volume kendaraan sore itu.

Sampai di hotel Sebelas yang juga kami booking dari Agoda per malamnya 120 ribu. Lumayan lokasi hotel sangat strategis di Jl. Pasir Kaliki, dekat ke tempat saya bertugas, dan dekat dengan Cafe Chingu. Setelah istirahat sebentar, kami mencari makan malam dekat sekitaran hotel. Hotel Sebelas juga berdekatan dengan kedai kopi dan lesehan. Jadi gak susah kalau malam-malam lapar.

Kulineran di Taman Lansia Bandung

20181216_075903.jpg

Esok paginya kami menuju ke Masjid Agung Bandung di jalan Asia Afrika, dari hotel ke masjid naik grabcar cuma 13 ribu. Sekitaran masjid jadi tempat olahraga dan beberapa wisatawan untuk mengabadikan momen di kota kembang ini. Setelah puas melihat-lihat sekitaran masjid, kami melanjutkan mencari sarapan di Taman Lansia Bandung. Taman Lansia berdekatan  lokasi nya (samping) dengan Gedung Sate (yang merupakan icon kota Bandung) berseberangan dengan Meseum Geologi.

IMG-20181216-WA0000.jpg

Di Taman Lansia begitu banyak pedagang yang menjajakan makanan, pakaian, aksesoris dan lain-lain. Disana saya mencoba mencicipi sate gurita per porsi nya 25 ribu dan Ngidam Pentol per porsi cuma 20 ribuan. Saran saya sih kalau ke Taman Lansia harus bawa uang tunai yang banyak, karena disini tidak menerima kartu debit atau kartu kredit.

Lihat disini keseruan saya kulineran di Taman Lansia

Cafe Chingu

This slideshow requires JavaScript.

Cafe Chingu terkenal karena menjual makanan serba ala Korea. Tau lah Indonesia termasuk lima besar pecinta Korean Style. Anak saya pun mengajak ke cafe ini, karena ingin makan ala-ala korea gitu dan juga cafe ini menyewa Hanbook ciri khas baju adat Korea. Pengunjung pun bisa foto-foto dengan suasana di kota Seoul.

Di Cafe Chingu juga menjual Toppoki cemilan khas Korea seporsinya dijual 25 ribu dan untuk menu lainnya pun beragam harganya. Intinya di Cafe Chingu menjual makanan khas Korea dengan harga murah dan rasanya juga enak. Minumannya pun standar harganya dari harga 10 ribu sampai 25 ribu.

Pokoknya kalau main ke Bandung dengan tujuan apapun, harus siapin budget yang banyak. Hahahaaa.. lidah ini kalau di Bandung minta di manja.

Advertisements
Standard
Kulineran

Agar Agar Ubi Ungu

Sekarang sedang booming kudapan yang berbahan dasar ubi ungu. Dari bolu, puding, agar agar dan makanan basah lainnya. Kemarin tuh aku liat bapa penjual singkong dipasar, dan kebetulan hari itu dia bawa ubi ungu. Sekilo hanya tujuh ribu rupiah, murah banget kan ya. Coba aja kalau nanam sendiri harus nunggu sampai tiga bulan baru bisa menikmatinya.

Zaman sekarang mah asalkan ada uang, semuanya serba bisa dibeli. Bisa dibilang pasar tuh seperti kebun ya. Saya punya sebidang tanah di Bogor, yang ditanami singkong. Di panen sekitar sembilan bulan gitu, tapi yang bikin nyesek tuh pas panen harga singkong jatuh. Sekilo dijual hanya lima ratus rupiah, tapi yang aneh kok di pasar sekilo lima ribu.

Bisa dibayangkan nasib para petani singkong saat itu, modal aja gak kembali. Duh jadi curhat kembali lagi ke topik awal agar agar atau puding ubi ungu. Buatnya mudah banget loh kamu cukup siapkan bahan ini:

  • 2 bungkus agar agar swallow warna putih
  • 200 gram gula pasir
  • 1000 ml santan cair
  • 300 gram ubi ungu

Cara membuatnya:

Lapisan warna ungu

  • Kukus ubi ungu hibgga matang
  • Campur 1 bungkus agar agar, 100 gram gula pasir, 500 ml santan cair dan ubi ungu
  • Lalu blender semua bahan
  • Setelah itu masak hingga mendidih
  • Taro dicetakkan
  • Diamkan hingga dingin dan mengeras

Lapisan warna putih

  • campur 1 bungkus agar agar, gula dan santan cair
  • Setelah itu masak hingga mendidih
  • Lalu tuang ke agar warna ungu yang sudah mengeras tadi
  • Lakukan hingga agar habis
  • Setelah agar menjadi dingin simpan di lemari es

Mudah sekali kan, ini bisa jadi 2 loyang loh. Anak dan suamiku sangat suka sekali, setelah dingin langsung habis.

Selamat mencoba ya…

 

 

Standard
Tak Berkategori

Bonanza Beef Bakso Enak Halal Dari Daging Asli

Menurut kalian bakso enak itu yang gimana??? Kalau menurut saya sih bakso enak itu adalah bakso yang kenyal, daging asli dan kuahnya terasa banget kaldu juga terasa manis, asam dan pedas. Apalagi dinikmati selagi panas bersama orang-orang yang kita sayangi. Bakso termasuk makanan yang fenomenal digemari oleh semua kalangan sosial dan umur. Bahkan saking melegendanya Bakso dijadikan judul lagu sejak tahun 80an dan sudah lebih tiga di remix ulang.

Bonanza berasa banget dagingnya

Di Jakarta banyak sekali cafe yang menyediakan menu bakso, bahkan yang keliling atau mangkal sudah menjamur. Bisnis berjualan atau produksi bakso menjadi bisnis yang menjanjikan, asalkan enak dan halal. Seperti saya yang akan rela membeli walaupun lokasi jauh dari rumah, hanya karena rasanya yang enak membuat pembeli tidak datang untuk sekali.

Namun sayangnya bakso yang menjadi bagian kuliner Indonesia hanya menjadi makanan jajanan, street vendor saja. Dikarenakan perasaan tidak aman setelah ada issue bakso dari daging tikus, daging celeng dan memakai borax (pengenyal). Saya pun sekarang hati-hati dan tidak sembarangan lagi mengkonsumsinya. Ada penjual bakso yang mangkal disekitar rumah, dia itu sudah berdagang hampir 20 tahun.

Bakso Bonanza yang disajikan dengan kuah kaldu tahu, dan toping tauge, bihun dan bawang goreng.

Hampir setiap sore saya membeli bakso itu, nah 3 tahun yang lalu tempat tinggal abang bakso itu kebakaran. Disana ditemukan banyak tulang-tulang babi, tak bisa dihindari dia pun hampir menjadi bulan-bulanan warga. Nah dari situ hobi makan bakso saya pun jadi hilang. Kalau lihat bakso terasa mual sekali. Tapi itu tidak berlangsung lama, rasa yang pernah hilang itu kembali. Saya pun kembali makan bakso seperti biasanya, tapi sekarang sebelum membeli didahulukan dengan bertanya.

Sejarah Bakso

Bakso dihidangkan dalam setiap pesta pernikahan, atau pesta lainnya

Kata BAKSO berasal dari negeri China-Tiongkok, yaitu “Bak” yang berarti daging giling, dengan tepung tapioca sebagai perekat (binder) pembentuk bakso. Sementara di Indonesia, karena mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim, bakso utamanya diasosiasikan dengan Bakso Sapi (berasal dari daging sapi), dan dikembangkan sebagai variasi adalah Bakso Ayam, atau Bakso Ikan.

Secara tradisional, penyajian bakso biasanya disajikan dalam mangkok kuah kaldu sapi, dengan beberapa tambahan seperti mie, bihun, sayuran, tahu, tauge dan taburan bawang dan seledri. Seiring berkembangnya trend masa kini, seperti hidangan yang lain, penyajian bakso telah mengalami pengembangan variasi penyajian yang sangat luar biasa. Mulai dijadikan hidangan utama, sampai berbagai cemilan seperti bakso bakar atau pun bakso goreng yang didalamnya diisi dengan keju atau telur sampai dengan bakso beranak dan bakso raksasa.

Sajian bakso dengan kaldu sapi yang lebih nikmat bila disajikan selagi panas.

Bakso Bonanza berasa banget dagingnya

Dengan keinginan untuk berkontribusi mengembalikan bahwa konsumsi Bakso Sapi merupakan salah satu Budaya Kuliner Indonesia yang dicintai dan aman dikonsumsi oleh semua kalangan termasuk kalangan menengah ke atas, yang akan disajikan kepada dunia sebagai salah satu Masakan Indonesiabyang menghangatkan, sehat dan mudah dalam penyajiannya, GGF (Great Giant Foods) melaunching produk baru yaitu BONANZA BEEF BAKSO.

Sop Bakso Bonanza untuk dihidangkan saat Sahur sehingga kebutuhan protein dan serat tetap terjaga saat menjalankan ibadah puasa dibulan Ramadhan

Great Giant Foods adalah group dibawah naungan GUNUNG SEWU yang bergerak dibidang Perkebunan, Peternakan, dan Pengolahan Buah-Buahan dan Animal Protein. Dengan menerapkan Sustainable Integrated Farming and Production, GGF memiliki visi untuk dapat memberikan alternative produk terbaik konsumen dari aspect: food safety, food traceability dan reliable source.

New product launching dilakukan menjelang bulan Ramadhan, dengan harapan “Bonanza Beef Bakso” dapat menjadi alternative menu Sahur, menu Buka Puasa dan menu Lebaran, karena mengandung protein tinggi yang berasal dari daging bakso, menghangatkan, mudah dalam penyajian, Aman dan Enak.

Nasi goreng Bonanza bisa dihidangkan saat sahur dan buka puasa

“BONANZA BEEF BAKSO” mengandung 84% daging sapi (100% daging sapi tidak mengandung daging tambahan lain) tanpa menggunakan pengawet, dijamin kualitasnya, dan diproses secara halal dan aman.

Kami ingin memberikan konsumen, alternative BAKSO makanan yang mudah dimasak sendiri dan disajikan secara segar dan dari bakso murni daging sapi, tanpa tambahan-tambahan zat pengawet, karena masyarakat Indonesia berhak mendapatkan pilihan makanan yang baik dan berkualitas, papar Dayu Ariansitawati, selaku Managing Director PT Great Giant Livestock (GGL) dalam kesempatan peluncuran “Bakso Bonanza” yang bertema “Filosofi Bakso” di Jakarta (9/5)

Hadir juga Ahli Gizi Emilia E. Ahmadi mengemukakan

Saat ini kebutuhan nutrisi yang berasal dari daging sapi bagi masyarakat Indonesia masih tinggi. Sebab berdasarkan keterangan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito tahun 2017, konsumsi daging sapi Indonesia masih cukup rendah yakni 2,9;kg/kapita/tahun. Salah satu penyebabnya adalah banyak kekhawatiran terkait isu pencampuran daging sapi dan juga penggunaan bahan pengawet.

Emilia juga mengharapkan, konsumen harus pintar dalam memilih produk yang dikonsumsi.

Saat ini pun sedang trend diet tanpa konsumsi daging sapi di sejumlah kalangan, dan pola ini menjadi gaya hidup yang berkembang tidak hanya di Indonesia saja. Melainkan juga dianut oleh masyarakat di dunia. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi produsen ternak. Mengingat program diet sebenarnya tetap membutuhkan protein yang cukup. Kita tidak ingin generasi muda saat ini, sejak masa kanak-kanak mengalami kekurangan gizi.

Daging sapi memiliki kandungan yang baik dan penting untuk menjaga metabolisme dalam sel tubuh, sebagai salah satu sumber protein yang merupakan komoditas bernilai tinggi (high value commodities). Jadi konsumsinprotein hewani secara teratur, akn menjadikan tubuhnkita memperoleh asupan pangan nutrisi secara berimbang.

Produk Bonanza tersedia dalam satu kantung ukuran 500 gram, berisi kurang lebih 30 butir bakso dijual dengan harga eceran (ritel), Rp 85 ribu/bungkus. Bakso Bonanza dapat diperoleh di retil modern yang ada di Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Bandung khususnya Superindo, Ranch Market, Farmers Market, Papaya, Lulu Market, Market City dan segera tersedia di Hero.

Standard
Review menu terbaru di Maze Kitchen

Menu Baru Di Maze Kitchen

Seminggu yang lalu saya diberi kesempatan untuk mencicipi menu terbaru dari Maze Kitchen. Paling senang deh kalau disuruh icip-icip menu, setidaknya jadi orang pertama yang merasakan. Menu terbaru sangat lengkap dari Appetizer, Main couse, Dessert, dan Beverage. Namun tetap dengan citarasa nusantara.

Dory Soup ( sour spicy ) favorit saya

Menu Baru Maze Kitchen

Appetizer

1. Samosa Beef

2. Cassava Choco Chesse
Soup

1. Sapo Tahoo

2. Dory Soup (Sour Spicy)
Maincouse

1. Burger Maze

2. Ayam Woku

3. Beef Gepuk
Dessert

1. Hazelnut Cream Puff

2. Pudding Thai
Beverage

1. Cold Drip Latte (Coffe Flavour)

2. Banana Smoothies (Smoothies)

3. Chocolate Milkshake (Milkshake)

4. Jack Coconutmint (Moktail)

5. Italian Soda (Moktail)

Lalu rasanya gimana?

Soup. Dari semua menu terbaru diatas, soal rasanya semuanya enak sesuai dengan lidah kita. Namun semua orang pasti berbeda-beda ya selera nya. Seperti saya yang lebih suka dengan varian soup nya, rempahnya terasa banget dan menghangatkan tubuh. Apalagi Dory soup nya rasa asam, pedas dan gurih alami yang didapat dari ikan dori dihidangkan hangat sangat pas dinikmati di cuaca seperti ini. Ikan dori mix seafood kuahnya lebih bening lebih segar ada rasa pedas dan asam di dominasi kecombrang dibandrol dengan harga 35 ribu.

Sapo Tahoo

Sapo tahu kuahnya lebih kental isinya ada ikan dori, udang, brokoli, pakcau kuahnya lebih ke seafood pakai daun ketumbar rasa udangnya lebih kuat penyajiannya dilengkapi dengan nasi putih harga paketnya 35 ribu.

Burger Maze

Beef burger harganya 55 ribu
Bahan rotinya home made ijonya dari bayam. Isinya ada telur, bawang bombay, beef petty (olahan daging cincang) cheddar slide, tomat, thousand island saus, plating dengan fried frice.

Ayam Woku

Ayam Woku harganya 55 ribu
Di serving ada nasi, tempe tahu, sup ayam, kerupuk dan lalap. Untuk ayam woku taste nya lebih kuat kemangi dan daun pandan

Beef Gepuk

Beef gepuk harganya dibandrol dengan harga 55 ribu rupiah. Dagingnya sangat empuk yang di ungkep selama 3-4 jam. Sehingga citarasa dan tekstur dagingnya tidak berubah.

dari ki-ka Banana Smoothies, Chocolate Milkshake dan Italian Soda

Hazelnut cream pup berasal dari francis rasanya manis didalam dan asin diluar dan dilengkapi dengan toile.

Hazelnut Cream Puff

Samosa Beef

Cassava Choco Cheese

Nachos

Appetizer nya juga enak semuanya rekomended, favorit saya adalah Cassava Choco Cheese, rasanya garing di luar dan lembut didalam. Kalau ke daerah Gatot Subroto jangan lupa mampir ke Maze Kitchen. Tempatnya nyaman dan strategis, lebih seru hangout disini.

Standard
Tak Berkategori

Masak Bareng Maggi

Alhamdulillah saya dapat 1 tiket untuk menghadiri cooking class hari ini tgl 27 Oktober 2016. Yang dipandu oleh Ibu Semijati Purwadaria selaku Editor in Chief majalah SEDAP.

Dengan 4 resep yang akan dipraktekkan bersama-sama.

1. Sayap Ayam Goreng Balut Saus Tiram

2. Shrimp Rolled

3. Ikan Gurame Saus Tauco

4. Ayam Goreng Nanking

Selain belajar memasak,juga bagi-bagi doorprice loh yang pasti hadiah juga menarik dari Maggi dan Majalah Sedap.

Jadi ga rugi deh ikutan acara ini. ikuti terus time line facebook dan twitternya @citarasaindonesia dan @SajianSedap.

Dan jangan lupa untuk berlangganan majalah Sedap. Jika berlangganan saat acara berlangsung dapat diskon dan hadiah langsung.

Sayap Ayam Goreng Balut Saus Tiram

      Shrimp Roll

 Ikan Gurame Goreng Saus Tauco

    Ayam Goreng Nanking

Semoga bermanfaat..

Sebagian foto diambil dari Fanpage @CitarasaIndonesia

Standard
Tak Berkategori

Rumah makan muslim di Bali

Bila kita berwisata ke Bali khususnya muslim,wajib berhati-hati bila ingin masuk ke rumah makan

 Karena disini mayoritas cafe atau rumah makan mengunakan Babi. Pengalaman saya waktu pertama kali ke Bali tahun 2014 bersama keluarga. Punya pengalaman salah masuk rumah makan yang bersebelahan dengan rumah makan muslim. 

Untungnya kami terlebih dahulu menanyakan salah satu masakan yang kami kira garang asam ati ampla ternyata usus babi. Sejak saat itu kami extra hati-hati. Di Bali rumah makannya bila ada tulisan muslim berarti aman untuk kita yang muslim.

Salah satunya rumah makan Madina terletak di Jembrana kabupaten Tabanan. Menu nya sama seperti masakan sunda jawa harga pun terjangkau.

Standard